Kamis, 28 Juni 2018

Diresmikan Langsung Menag RI, IAIN Curup Dijanjikan Dapat Bantuan Pengembangan Kampus

SHARE


KAMIS, 28 Juni 2018 merupakan salah satu hari bersejarah bagi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. IAIN Curup secara langsung diresmikan oleh Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Lukman Hakim Saifuddin.
Dalam kata sambutannya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, menjanjikan sejumlah bantuan untuk IAIN Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, sehingga bisa mengembangkan diri.

"Kemenag akan memberikan penguatan kepada IAIN Curup khususnya terkait dengan sarana dan prasarana, kedepan kita akan terus kembangkan dan bangun akademik center serta sejumlah ruang-ruang perkuliahan maupun laboratorium," kata Lukman saat meresmikan alih status STAIN Curup menjadi IAIN Curup.

Bantuan yang akan diberikan Kementerian Agama tersebut, tambahnya guna membantu pengembangan perguruan tinggi Islam dengan melakukan berbagai inovasi sehingga menjadi wadah generasi muda Islam yang akan melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi.
Untuk itu, dia mengharapkan IAIN Curup ini bisa menjaga eksistensinya yang meliputi tiga kata kunci yakni perguruan tinggi, keagamaan Islam dan negeri. Ketiganya harus melekat di diri seluruh civitas akademika mulai dari rektor hingga mahasiswanya.
"Kita harus tunjukan bahwa kita perguruan tinggi yang mengemban misi Islam dan menjadi bagian yang tidak pisahkan dari bangsa Indonesia," ujarnya.
Selain akan membantu pengembangan perguruan tinggi Islam pihaknya, katanya juga terus meningkatkan bantuan pengembangan pendidikan dasar dan menengah sekolah Islam di tengah keterbatasan anggaran yang mereka miliki dengan mengedepankan skala prioritas.

"Kita terus berupaya untuk menggulirkan anggaran prioritas ini sampai seperti untuk madrasah, sekarang ini, mulai tahun depan pembiayaan SBSN tidak lagi kepada perguruan tinggi karena sudah kami anggap cukup," jelasnya.

Dana-dana yang dihimpun dari surat berharga syariah negara (SBSN) itu nantinya akan diprioritaskan kepada pembangunan madrasah-madrasah yang ada di Tanah Air baik madrasah dalam bentuk formal maupun madrasah yang sifatnya diniyah maupun salafiyah yang ada di masing-masing pondok pesantren.[ADV]
SHARE

Author: verified_user