Jumat, 11 Mei 2018

Menteri Sosial RI Salurkan BSNT Bagi PKH Provinsi Bengkulu

SHARE
MENTERI Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) M. Idrus Marham datang ke Provinsi Bengkulu menyalurkan Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Pencanangan Kampung Siaga Bencana.

Kedatangan Mensos RI pada Jumat pagi (11/5/2018) disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah di Gedung Balai Raya Semarak Bengkulu. Mensos RI juga disambut  dengan Tarian Persembahan Khas Bengkulu, Lagu Indonesia Raya dan Mars Tagana.
Dalam kegiatan ini juga, Rohidin Merysah langsung dikukuhkan menjadi Pembina Tagana Wilayah Bengkulu.
Acara ini juga dihadiri langsung Sekretaris Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu Novian Andusti, Kapolda Bengkulu Brigjenpol Coki Manurung, Bupati/Walikota Se-Provinsi Bengkulu, seluruh Unsur FKPD Provinsi Bengkulu, OPD Pemerintahan Kota dan Provinsi Bengkulu serta sekitar 500 masyarakat Bengkulu penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Bengkulu merasa bangga dan bahagia atas kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia ke tanah Rafflesia. Rohidin juga menambahkan tagana di Provinsi Bengkulu telah dioptimalkan.
"Kita patut berbangga atas kunjungan kerja Bapak Menteri yang biasanya kita lihat di Televisi. Selain itu, perlu kami sampaikan juga, optimalisasi fungsi tagana di Bengkulu telah berjalan dengan baik. Bencana memang tidak bisa kita tiadakan tapi kita bisa bersiap dan siaga apalagi Bengkulu masuk zona rawan bencana," sampai Rohidin.
Jika ditunaikan, bantuan untuk Program PKH mencapai Rp 174,6 Miliar. Khususnya Kota Bengkulu saja, dana PKH mencapai Rp 21,1 Miliar, BPNT Bengkulu yang diserahkan Mensos RI menjangkau 1700 Kepala Keluarga yang dananya mencapai Rp 22,4 Miliar diantaranya untuk Rejang Lebong 21.400 warga dengan dana sekitar Rp 2,1 Miliar.
Dalam kesempatan ini juga, Menteri Sosial RI, M Idrus Marham mengukuhan Plt Gubernur Bengkulu menjadi Pembina Tagana Wilayah Bengkulu dengan penyematan Pin kehormatan dan sertifikat serta Plt Gubernur juga menerima langsung dana bantuan 200 juta rupiah untuk RSUD Hasanudin Damrah.
Selain itu, ada juga testimoni salah seorang Warga Ratu Samban, Yuyun yang ekonominya meningkat berkat program Pemerintah Pusat. Dalam testimoninya Beliau mengatakan sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi atas programnya yang sangat membantu.
Menteri Sosial juga menjelaskan, tahun depan akan dilakukan peningkatan indeks penerimaan bantuan dan akan didasarkan sesuai kebutuhan untuk upaya mensejahterakan. 
"Saya datang ke Bengkulu untuk membantu program dari pak Presiden jadi sudah benar buk Yuyun terima kasih kepada Presiden insya Allah tahun depan indeks penerima akan ditingkatkan lagi. Penambahan ini menstimulasi dan mendorong kedepan semua masyarakat dapat hidup lebih mandiri dan semua kebutuhan terpenuhi. Serta akan didasarkan sesuai kebutuhan untuk upaya mensejahterakan," jelasnya.[ADV]
SHARE

Author: verified_user