Monday, March 12, 2018

Pelabuhan Pulau Baai Segera Terkoneksi Kawasan Ekonomi Khusus

SHARE

BENGKULU – Salah satu pelabuhan induk yang ada di Propinsi Bengkulu, yakni Pelabuhan Pulau Baai bakal dijadikan pelabuhan integrated port oleh Pelindo II. Integrated Port sendiri merupakan pelabuhan yang akan terkoneksi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dicanangkan oleh pemerintah Propinsi Bengkulu tahun ini.
Integrated Port Pulau Baai rencananya akan dilaunching sekitar April–Mei 2018 yang bertepatan dengan rencana kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) ke Propinsi Bengkulu. Selain itu, terminal ternak atau Instalasi karantina Hewan juga akan diimplementasikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengharapkan Pelabuhan Pulau Baai dapat menjadi salah satu pusat penggerak perekonomian Bengkulu.
“Kita ingin infrastruktur pelabuhan ini menjadi mesin penggerak Bengkulu, sehingga lahan yang 1200 Ha itu produkif maksimal menjadi pusat investasi industri pengelolahan,” jelas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.
Pelabuhan Pulau Baai sendiri adalah pelabuhan dengan kawasan terluas yang dikelola oleh Pelindo II dengan luas 1200 Ha, ini merupakan kelebihan dibandingkan dengan pelabuhan lain di Indonesia.
“Keberadaan Pulau Baai itu bisa menjadi pintu masuk arus gerak ekonomi ke Bengkulu khususnya dan tentu tidak menutup kemungkinan untuk kawasan Sumatera,” harap Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.
Pengembangan Pulau Baai sendiri selain dapat menggerakan perekonomian Bengkulu juga dapat mempercepat pembangunan infrastruktur Provinsi Bengkulu kedepannya.
“Ini jadi pemicu pembangunan Tol dan Kereta Api akan semakin dipercepat ketika ada Pelabuhan Pulau Baai yang pengembangannya semakin pesat,” ujar Plt. Gubernur Rohidin Mersyah.
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya mengungkapkan selain Integrated Port dan terminal ternak juga akan dilakukan pemberian serfikat kepada kampung nalayan, ketiga hal ini menjadi fokus kerja sama antara Pelindo II di Bengkulu dengan Provinsi Bengkulu.
“Kami kira positif sekali hal yang didiskusikan tadi dan ini bisa menjadikan bukti bagaimana antara BUMN dan Pemerintah Provinsi berkoordinasi, bersinergi untuk bersama membangun daerah setempat,” terang Elvyn G. Masassya.
Terkait progres yang telah dicapai pihaknya mengungkapkan bahwa sampai saat ini sudah sampai tahap finalisasi, karena sudah dibentuk tim antara Pemerintah Propinsi Bengkulu dan tim dari Pelindo II, sehingga kedepan tinggal finalisasi untuk implementasikan peresmiannya.
Tampak hadir dalam agenda ini GM Pelindo II baru Hambar Wiyadi menggantikan GM Pelindo II sebelumnya Drajat Sulistyo yang juga turut hadir, Jajaran Dirreksi Pelindo II,  Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yusliwani, serta Kepala OPD Provinsi Bengkulu terkait.[MC/sgk]
SHARE

Author: verified_user