Kamis, 22 Februari 2018

Jumlah Investor Di Bengkulu Meningkat, Transaksi Di Pasar Modal Mencapai 294,61 Miliar

SHARE
Kepala OJK Propinsi Bengkulu, Yan Syafri
BENGKULU – Perekonomian di Propinsi Bengkulu terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Salah satu indikator peningkatan tersebut terlihat dari data yang disampaikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Bengkulu, Yan Syafri saat menyampaikan kata sambutannya dalam pleno pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD). Yan Syafri menyampaikan, jumlah investor di Propinsi Bengkulu saat ini berjumlah sekitar 3004 SID (Single Investor Identification) dan terus bertambah setiap harinya. Bahkan, jumlah transaksi mencapai 294,61 Miliar per tahun.


Sebelumnya, jumlah investor di Propinsi Bengkulu hanya berkisar 800 SID saja di pasar modal. Sejak hadirnya Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan SID Investor Propinsi Bengkulu meraih nomor 2 tertinggi se-Indonesia. Yan Syafri juga menambahkan, telah ada 3 perusahaan sekuritas dan 7 agen penjual reksadana yang beroperasi di Bengkulu.
“Transaksi masyarakat Bengkulu di Pasar Modal sudah lumayan peningkatannya, semoga ini juga menjadi salah satu langkah kita untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Bengkulu,” harap Yan Syafri.
Lanjutnya, pada sektor perbankan di Bengkulu, aset yang dimiliki mencapai 22.32 Triliun, tumbuh sebesar 17.93 persen dari tahun sebelumnya dengan jumlah penyaluran kredit mencapai 17.39 Triliun atau tumbuh 9.45 persen yang diketahui bersama bahwa angka ini lebih tinggi dari penyaluran kredit secara nasional yang hanya 8 persen.

“Selain itu juga, kita juga gencar melaksanakan TOT guru ekonomi mulai dari tingkat SD hingga SMA. Edukasi dan sosialisasi tentang pasar modal kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Kaur dan Rejang Lebong. Edukasi keuangan kepada nelayan, BIMTEK kepada pelaku UMKM dan tak luput juga para mahasiswa di Propinsi Bengkulu,” demikian Yan Syafri, Kepala OJK Propinsi Bengkulu.[sgk]
SHARE

Author: verified_user