Rabu, 14 Februari 2018

Pakai “Stock Lab”, BEI dan GIS STAIN Curup Sosialisasikan Pasar Modal

SHARE

BENGKULU – Galeri Investasi Syariah (GIS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup Kabupaten Rejang Lebong bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Bengkulu menggelar sosialisasi tentang pasar modal ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Rejang Lebong. Untuk memudahkan sosialisasi Pasar Modal kepada pelajar dan guru di SMK Negeri 7 Rejang Lebong, GIS STAIN Curup dan BEI Bengkulu menggunakan “Stock Lab” sebagai sarana sosialisasi.

Stock Lab adalah permainan kartu seperti kartu monopoli yang berisi istilah-istilah dari pasar modal. Stock lab merupakan sarana sosialisasi dan edukasi pasar saham untuk orang awam. Kartu-kartu Stock Lab dikemas sesederhana mungkin, sehingga mudah dipahami.


Direktur GIS STAIN Curup, Andriko Nazar mengatakan, Stock Lab bisa menjadi sarana sosialisasi yang tepat untuk memperkenalkan tentang pasar modal dan investasi saham kepada siapa saja, mulai dari pelajar, pelaku bisnis besar, UMKM, maupun masyarakat yang berminat menjadi seorang investor. Andriko juga mengharapkan, dengan sosialisasi seperti ini, calon investor dapat terhindar dari investasi bodong dan memahami cara berinvestasi yang legal.
“Setelah ini, kita akan adakan Sekolah Pasar Modal yang diperuntukkan bagi calon Investor yang telah siap untuk terjun berinvestasi ke pasar modal,” ujar Direktur GIS STAIN Curup, Andriko Nazar.
Diwawancarai terkait sosialisasi Pasar Modal di sekolah-sekolah, Andriko mengatakan, sekolah merupakan wadah utama yang bisa menerima tentang pasar modal secara cepat. Andriko juga berharap, pengenalan Pasar Modal dengan Stock Lab ini memiliki progres yang baik khususnya di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.
“Kedepan, jika sosialisasi ini memiliki progres baik, maka akan lebih kita gencarkan lagi. Dan mudah mudahan, bagi mereka yang telah mengerti tentang pasar modal dari sosialisasi ini akan lanjut ke sekolah pasar modal dan melangkah bersama GIS STAIN Curup menjadi investor,” harap Andriko.
Dari pihak BEI Bengkulu, Fuad berharap kegiatan sosialisasi pasar modal ini tidak hanya di beberapa sekolah saja. Ia menjelaskan, menjadi investor saat ini tidak lagi memerlukan modal yang begitu besar. Selain itu juga, dengan Stock Lab ini, telah diperagakan secara gamblang betapa mudahnya menjadi seorang investor dan bertransaksi jual beli saham di pasar modal.

“Kita berharap pihak GIS STAIN Curup akan terus bekerja sama dengan BEI untuk menggelar sosialisasi tentang pasar modal,” harapnya.[ydh]
SHARE

Author: verified_user