Minggu, 21 Januari 2018

DPRD Kepahiang: Program 3,2 Juta Kopi Sambung Mampu ‘’Dongkrak’’ Produksi Kopi Petani

SHARE

BENGKULU – Salah Seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu, H. Zainal optimis  program bantuan 3,2 juta kopi sambung tahun 2018 yang digulir Bupati Kepahiang, Dr. Hidayatullah Sjahid mampu mendongkrak produksi kopi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Namun, pengawasan pengadaan kwalitas bibit 3,2 juta kopi sambung itu  perlu dilakukan secara cermat. Jika tidak maka, tujuan peningkatan produksi kopi petani yang digulirkan bupati ini akan meleset,’’ kata Zainal, Minggu (21/1/2018).
Lanjut Zainal, asal usul bibit kopi sambung harus jelas. Begitu juga dengan jenis kopi unggul yang akan disambungkan. Karena kwalitas bibit yang akan disambungkan itu sangat menentukan keberhasilan program kopi sambung.
“Sampai saat ini kita belum tahu dimana lokasi kebun bibit kopi unggul yang akan dijadikan tunas sambungnya. Sebab, penyambungan 3,2 juta batang itu membutuhkan bibit sambung yang sangat banyak. Sebab 3,2 juta batang bibit kopi sambung dapat disalurkan di 1000 hektare lebih kebun kopi petani,’’ papar Zainal.
Diakui Zainal, program bantuan 3,2 juta batang kopi sambung ini merupakan program spektakuler. Sebab, program ini melibatkan banyak pihak terkait karena dibiayai dana APBD Kepahiang dan APBD Propinsi. Termasuk melibatkan ribuan petani kopi.
“Untuk keberhasilan program spektakuler ini, maka, seluruh pihak perlu berpartisipasi mengawasi pelaksanaannya. Tapi, pengawasannya jangan berlebihan. Khususnya terkait kwalitas bibit dan penyebarannya. Jangan sampai daerah kopi justru tidak dapat bantuan bibit kopi sambung ini,’’ demikian Zainal.
Sebelumnya, Bupati Kepahiang, Dr. Hidayatullah Sjahid menjelaskan siap menggulirkan program bantuan 3,2 juta batang kopi sambung tahun 2018.
“Bantuan 3,2 juta batang kopi sambung terdiri dari 1 juta batang dibiayai APBD Kepahiang, 1 juta batang melalui kegiatan produk unggulan desa, 600.000 batang  batang bantuan Propinsi Bengkulu. Ditambah bantuan APBN sebanyak 630.000 batang. Kedepan produktivitas kopi Kepahiang akan meningkat secara signifikan,’’ kata Bupati.

Sehingga, kwalitas produksi kopi sebagai komoditas unggulan Kepahiang dapat terwujud. Mengingat, kopi Kepahiang sudah dikenal secara nasional dan internasional.[ydh]
SHARE

Author: verified_user