Senin, 07 Agustus 2017

Yandarwin Tak Dihadirkan, Puluhan Wartawan Akan Gelar Aksi Kedua

SHARE
Puluhan Wartawan Gelar Aksi Damai Terkait Pemberitaan Dugaan Suap Pengamanan Berita Oleh Oknum Pejabat RSUD Curup Kepada Dua Orang Oknum Wartawan Rejang Lebong
SemarakNews.co.id, BENGKULU – Puluhan Wartawan di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu menggelar Aksi Damai terkait dugaan suap “Pengamanan” Berita yang dilakukan oleh salah seorang oknum pejabat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup kepada dua orang oknum wartawan berinisial HB dan BN. Sayangnya, saat puluhan wartawan mengadakan orasi dan diterima oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rejang Lebong sekira pukul 11.23 WIB, Yandarwin sebagai narasumber utama dan merupakan objek Aksi Damai tak sanggup dihadirkan oleh pihak RSUD Curup, maupun pihak terkait lainnya.

Tak puas, massa Aksi Damai menyatakan akan menggelar aksi serupa kedua, hingga Yandarwin dapat dihadirkan dan memberikan keterangan secara langsung kepada puluhan wartawan yang menggelar aksi.

Aksi Damai pada Senin, 7 Agustus 2107 yang dimulai dari pukul 8.30 WIB hingga 14.00 WIB melakukan orasi di Bundaran Dwi Tunggal Curup. Setelah itu puluhan wartawan dan masyarakat yang perduli dengan kasus tersebut langsung menuju ke DPRD Rejang Lebong. Sekira pukul 11.23 WIB, seluruh peserta Aksi Damai langsung diterima oleh DPRD Rejang Lebong untuk berdialog terkait aspirasi yang ingin disampaikan dalam Aksi Damai tersebut.

Dalam dialog tersebut, hadir Bupati Rejang Lebong Dr. H. Ahmad Hijazi, Ketua DPRD Rejang Lebong dan para Wakilnya, Kapolres Rejang Lebong, Direktur RSUD Curup yang juga didampingi oleh Kabid Pelayanan.


Koordinator Aksi Damai, M. Haris Memberikan Aspirasi Secara Tertulis Kepada Polres Rejang Lebong, DPRD Rejang Lebong dan Direktur RSUD Curup
Walaupun telah hadirnya para pejabat yang disebutkan di atas, Yandarwin tetap saja tak dapat dihadirkan, hingga menimbulkan pertanyaan besar peserta Aksi Damai kepada pihak RSUD Curup dan pihak terkait yang turut hadir. Malahan, dengan alasan keamananan, diakui pihak RSUD Curup, Yandarwin senggaja tak dihadirkan.
“Kalau soal keamanan, itu hanyalah alasan yang dibuat-buat. Saat aksi berlanjut, puluhan tim pengamanan dari Polres Rejang Lebong dan Satpol PP lengkap dengan peralatannya ikut mengamankan aksi ini. Jadi, Apa yang ditakutkan?,” kata M. Haris, Koordinator dan penanggung jawab Aksi Damai Senin, 7 Agustus 2017.
Dengan tidak hadirnya Yandarwin, masih menyisakan pertanyaan-pertanyaan peserta aksi yang harus dijawab langsung oleh Yandarwin selaku narasumber utama dan sekaligus juga pejabat RSUD Curup yang diduga memberikan suap kepada dua oknum wartawan berinisial HB dan BN.
“Intinya, peserta aksi belum puas dan akan menggelar aksi lanjutan, hingga Yandarwin dapat dihadirkan,” demikian M. Haris.[sgk/red/E01]
SHARE

Author: verified_user