Rabu, 21 Juni 2017

Istri Gubernur Bengkulu Jadi Perantara Penerima Suap Fee Proyek

SHARE
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan Istri Lily Martiani Maddari
SemarakNews.co.id, JAKARTA - Lily Martiani Maddari, Istri Gubernur Bengkulu menjadi tersangka kasus suap fee proyek jalan di Kabupaten Rejang Lebong. Lily diduga berperan menjadi perantara penerima uang suap fee proyek dari pengusaha yang memenangi proyek pembangunan peningkatan jalan di dua lokasi di Provinsi Bengkulu.
" Kasus ini masih didalami, namun dugaan kuat peranan istri gubernur Bengkulu ikut atur proyek dan istri gubernur meupakan perantara yang diminta oleh suaminya untuk menerima fee," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (21/6/2017).
KPK juga telah mengantongi bukti mengenai peran Lily terkait dengan kasus ini yang juga diketahui oleh suaminya, Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti. 
"Saat kita ambil keterangan, masih ada terjadi keterangan-keterangan yang berubah, tapi kita punya bukti bahwa sang istri memegang peranan, tapi diketahui juga oleh suaminya," ujarnya.
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dijanjikan mendapat fee dari bos PT Statika Mitra Sarana Jhoni Wijaya sebesar Rp 4,7 miliar. Janji fee ini terkait dengan dua proyek peningkatan jalan di Kabupaten Rejang Lebong.
"Diduga pemberian uang terkait fee proyek yang dimenangkan PT Statika Mitra Sarana dari komitmen 10 persen per proyek yang harus diberikan kepada Gubernur Bengkulu melalui istrinya. Dari 2 proyek yang dimenangkan Jhoni, dijanjikan akan mendapatkan fee sejumlah Rp 4,7 miliar setelah dipotong pajak," ujar Alexander.
Dari total fee yang dijanjikan, Jhoni telah memberikan Rp 1 Miliar. Uang tersebut diserahkan Jhoni melalui Rico Dian Sari sebagai perantara. Uang diserahkan langsung Rico ke Ridwan pada Selasa (20/6/2017) pagi.

Suap fee proyek yang diterima Gubernur Bengkulu ini terkait dengan proyek pembangunan peningkatan Jalan Muara Aman Kabupaten Lebong, dengan nilai proyek Rp 37 Miliar serta proyek pembangunan peningkatan Jalan Curup, Rejang Lebong, dengan nilai proyek Rp 16 Miliar.[**]
SHARE

Author: verified_user