Kamis, 04 Mei 2017

Kedurei Agung Dalam Rangka Pembukaan HUT Kota Curup Ke 137 Tahun 2017

SHARE
Prosesi Kegiatan Kedurei Agung Dalam Rangka HUT Curup Ke 137 tahun 2017
HARI Ulang Tahun (HUT) Kota Curup pada 2017 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. HUT Curup Ke 137 pada tahun ini dipusatkan di Lapangan Bataliyon 144 Jaya Yuda. Pada Kamis (4/5/2017) sekira pukul 09.30 WIB sampai selesai telah dilaksanakan kegiatan Pembukaan HUT Curup Ke 137.
Rajo Pasak Bumei, Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Dr H Ahmad Hijazi Membuka Rangkaian Kegiatan HUT Curup Ke 137 Tahun 2017
 Pembukaan HUT Curup Ke 137, dilangsungkan dengan Kedurei Agung dan Penyematan Gelar Raja Adat kepada Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. Ahmad Hijazi dan Iqbal Bastari. Selain Pergelaran Kedurei Agung, sama seperti tahun sebelumnya dilaksanakan juga pawai adat yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat Kabupaten Rejang Lebong. Tujuan diadakannya pawai adat ini untuk melestarikan budaya daerah agar tidak punah.
Rajo Pasak Bumei dan Ratu, Dr H Ahmad Hijazi dan Istri Bersanding Setelah Diberikan Gelar Adat Dalam Rangkaian Kedurei Agung HUT Curup Ke 137 Tahun 2017
Sebelumnya Bupati Rejang Lebong, Dr. Ahmad Hijazi, mendapat piagam penghargaan kebudayaan sebagai Pembina Seni, Budaya dan Pariwisata Daerah dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) pusat di Jakarta. Penyematan piagam Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Sekjend LKNI Pusat, Karsono Muhammad saat Pembukaan HUT Kota Curup ke 137 di Lapangan Pandawa, Yonif 144 Jaya Yuda pada Rabu (3/5/2017).

Melalui Kedurei Agung yang dilaksanakan 5 tahun sekali tersebut, Bupati dan Istri mendapatkan gelar adat baru, yaitu Gelar Rajo Aryo Pasak Bumei bagi Bupati Rejang Lebong (RL) H Ahmad Hijazi dan Istri Bupati Rejang Lebong (RL), Fitri Artika Sari Hijazi mendapatkan gelar Ratu Putri Dayang Sriban.
Bupati Rejang Lebong, Hijazi Beserta Pejabat Daerah Lainnya Melepaskan Burung Dara
Selain memberikan gelar adat kepada Bupatu melalui Kedurei Agung, kegiatan juga diperuntukan untuk meminta maaf kepada alam semesta atas kekhilafan ataupun kesalahan yang pernah dilakukan oleh segenap warga yang bertempat tinggal di Rejang Lebong. Kedurei Agung ini merupakan adat dan tradisi dari nenek moyang terdahulu dalam rangka mensyukuri apa yang telah tuhan dan alam berikan. Oleh karena itu, Hijazi mengajak masyarakat untuk terus selalu menjaga kelestarian akan budaya tersebut.

“Kedepannya saya dan jajaran pemerintah Kabupaten Rejang Lebong beserta dengan seluruh masyarakat akan terus melestarikan warisan nenek moyang kita ini agar tidak punah,” janji Hijazi dalam sambutannya.

Kebudayaan Kedurei Agung juga merupakan doa keselamatan dan keberkahan akan keberlangsungan kehidupan bermasyarakat khusunya masyarakat Rejang Lebong dan doa tersebut kepada Allah SWT.
Kedatangan Rombongan Bupati dan Pejabat Lainnya dalam Rangka Pembukaan HUT Curup Ke 137 Tahun 2017
Setelah itu, Rajo Aryo Pasak Bumei, H Ahmad Hijazi, membuka kegiatan HUT Kota Curup Ke 137 dengan memukul pentungan sebagai simbol resmi pembukaan hari jadi Kota Curup.[ADV]
Pawai Adat Dalam Rangka HUT Curup Ke 137 Tahun 2017

SHARE

Author: verified_user