Monday, February 1, 2016

Rp 52 Juta Pajak Dana Desa Raib

SHARE

BENGKULU, SemarakNews.co.id - Kawanan pelaku perampokan modus Jambret Motor (Janmor) kembali beraksi, Senin (01/02/2016), sekitar pukul 14.00 WIB siang ini. Pelaku terindikasi berjumlah 2 orang menggunakan motor jenis Honda CB 150 R warna putih berhasil menjambret Tas berisikan uang tunai total Rp. 52 juta dan surat berharga milik Muslimah (36), warga Desa Taba Anyar Kecamatan Kota Padang saat melintas di jalan umum Sukowati Curup, tepatnya di depan kantor Pajak.

Diceritakan Istri Kepala Desa Taba Anyar ini, peristiwa bermula saat dirinya pergi dari rumah bersama anak dan suaminya ke perkotaan curup untuk membayar pajak Kegiatan Bantuan Dana Desa sebesar Rp. 50 juta ke kantor pajak.

Setibanya di jalan Sukowati, oleh suami korban bernama Recin (39), korban dan anaknya langsung diantar ke Bank BRI unit Sukowati Kecamatan Curup untuk mengambil uang pembayaran pajak senilai Rp. 50 juta. Sedangkan, suami korban langsung ke Kantor Pajak guna melengkapi administrasi pembayaran pajak.

Setelah ngantri dan mengambil uang, korban langsung menghubungi suaminya. Namun, lantaran administrasi yang dibuat belum selesai, maka suami korban meminta korban agar ke kantor pajak membuat uang tersebut menggunakan jasa ojek. Korban lantas menggunakan jasa ojek yang mangkal di depan kantor Bank Bengkulu Cabang Curup untuk minta diantarkan ke kantor pajak.

Naas, saat melintas di depan kantor pajak, berencana ingin belok, tiba-tiba kendaraan jenis supra fit yang ditumpangi korban dipepet oleh pelaku dari arah kiri. Pelaku yang dibonceng langsung menyambar tas yang dipangku oleh korban sembari menghunuskan pisau ke arah pelaku. Korban yang ketakutan lantas melepaskan tas tersebut. Berhasil, pelaku langsung kabur menuju arah kelurahan Batu Galing Kecamatan Curup tengah.

“Pelaku pakai motor besar warna putih. Salah satu pelaku yang menarik tas saya pakai jaket biru dan helm hitam. Duit yang ada dalam tas itu totalnya Rp. 52 juta. Rinciannya, 50 juta uang pajak dana desa dan 2 juta uang milik saya pribadi. Selain itu, ada juga surat-surat berharga yang saya letakkan di dalam asoi yang juga ada di dalam tas tersebut,” ujar Korban.

Dibagian lain, Recin suami korban saat dikonfirmasi mengatakan, uang tersebut adalah pajak dana desa sebesar Rp. 270 juta yang saat ini pembangunannya sedang dilaksanakan oleh pihaknya.

“Saya sangat berharap agar uang itu kembali. Sebab itu uang pajak bukan uang pribadi kami,” ujar Recin.

Dibagian lain, Kapolres RL, AKBP Dirmanto mengatakan, ciri-ciri korban sudah kita kantongi. Pelaku diduga sama dengan pelaku yang beraksi di kawasan jalan Merdeka akhir Desember lalu.


“Kita sedang memburu pelaku. Dalam waktu dekat, pelaku akan tertangkap,” ujar Kapolres.[**]
SHARE

Author: verified_user