Wednesday, February 3, 2016

Pemda Anggarkan Rp 7,5 Miliar Beli Mobnas Untuk "Dipinjamkan" ke DPRD

SHARE

BENGKULU, SemarakNews.co.id - Rencana Umum Pengadaan (RUP) Pemerintah Daerah (Pemda) RL dengan nilai yang cukup fantastis, yakni Rp. 7.5 Miliar untuk pengadaan Mobil Dinas (Mobnas) sebanyak 30 unit ini ternyata akan dipinjam pakaikan untuk Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong (RL).

Hal ini diakui langsung oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) RL, Zulkarnain yang ditemui sesaat usai rapat Gebrak Demam Berdarah Dongue (DBD) di kantornya. Zulkarnain berpendapat, Mobnas yang akan diadakan dan dipinjam pakai kan untuk operasional DPRD RL adalah hal yang wajar. Mengingat, anggota DPRD bisa dikategorikan dengan pejabat tingkat Eselon II.

"Gagasan untuk mengadakan mobnas bagi DPRD ini kan wajar saja. Masa anggota DPRD kita ke kantor naik ojek, kan lucu. Anggota DPRD ini kan bisa kita kategorikan pejabat publik setingkat Eselon II," kata Zulkarnain.

Namun, data terhimpun, kasus pinjam pakai mobnas sudah ada yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang berarti walaupun statusnya pinjam pakai tersebut telah menyalahi aturan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 11 tahun 2011 tentang sarana perjalanan dinas. Terbaru, kabupaten Lebong telah menjadi temuan BPK terkait kasus Mobnas yang dipinjam pakaikan oleh Pemda setempat.

Untuk diketahui, dari data Lembaga Kebijakan Pengadaan Pusat (LKPP) Republik Indonesia (RI), Mobnas dengan anggaran (pagu) Rp. 7.5 Miliar tersebut untuk pengadaan mobil Merk Toyota tipe Rush sebanyak 30 unit.


"Kalau memang menjadi temuan nantinya, kita akan tarik kembali mobnas tersebut. Tapi, hal serupa sudah dilakukan oleh daerah lain. Terbaru di 2015 ini saja Bengkulu kota dan Kabupaten Kepahiang juga sudah 2 periode melaksanakan pinjam pakai mobnas, kenapa kita tidak boleh," jelas Zulkarnain.[**]
SHARE

Author: verified_user