Sunday, January 31, 2016

Wajib menginduk Ke Rejang Lebong, Presidium Lembak Datangi DPR RI

SHARE

BENGKULU, SemarakNews.co.id - Gagal pada 2015 lalu, proses pembentukan dan pemekaran calon Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten Lembak terus diupayakan. Presedium Lembak, Daeng Oktora diketahui akan mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) terkait adanya sejumlah perubahan ketentuan aturan pemekaran terhadap DOB Lembak. Diantaranya, pasca dimekarkan, Lembak masih diwajibkan untuk tetap menginduk dengan kabupaten Rejang Lebong (RL) selama 3 tahun.

“Perubahan ketentuan ini sangat mendadak sekali. Kita mendapatkan informasi ini dari Kolega kita yang ada di Jakarta. Kita akan mendatangi DPR RI untuk mempertanyakan hal tersebut,” ujar Ketua Bidang Komunikasi dan Data, Presidium Pemekaran Lembak, Daeng Oktora, minggu (01/02/2016).

Daeng menjelaskan, sebelum berangkat, pihaknya sekarang sudah melakukan pembicaraan dengan para senator di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Bengkulu. Hasilnya, para senator yang dipimpin oleh Ahmad Kennedi berjanji akan memperjuangkan calon DOB Kabupaten Lembak tersebut.

“Masih ada sekitar 87 calon DOB. Baik kabupaten maupun provinsi yang akan diperjuangkan oleh para senator tersebut. Insya Allah, tahun 2017 mendatang, impian masyarakat Lembak untuk mekar tercapai,” jelas Daeng.

Ditambahkan Daeng, pihaknya sudah menyampaikan kajian dari Universitas Bengkulu (UNIB) terkait pengajuan DOB Lembak tersebut. Wilayah Lembak, sesuai kajian tersebut, sudah lebih dari cukup dengan peraturan atau perundang-undangan yang berlaku.

Hanya saja, Daeng menjelaskan, DOB Lembak masih gagal disahkan tahun 2015 lalu, lantaran menurut Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih belum memenuhi standar dari peraturan yang berlaku.


“Lembak punya potensi alam, wisata, perkebunan dan juga minyak dan gas. Saat ini, wilayah Lembak terbentang dari Sindang Kelingi hingga Padang Ulak Tanding dengan luas 99 ribu Hektar dan penduduk lebih dari 120 ribu,” tutup Daeng.[**]
SHARE

Author: verified_user