Selasa, 29 Mei 2018

DPRD Rejang Lebong Gelar Paripurna Istimewa HUT Ke-138 Kota Curup

DPRD Rejang Lebong Gelar Paripurna Istimewa HUT Ke-138 Kota Curup


DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mengelar paripurna istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Curup Ke-138 Tahun 2018, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Selasa pagi, 29 Mei 2018.
Berbeda dengan paripurna biasanya, Paripurna Istimewa adalah rapat anggota DPRD yang bersifat istimewa yang dipimpin oleh ketua dan atau wakil ketua, untuk melaksanakan suatu acara tertentu dengan tidak mengambil keputusan.
Acara paripurna istimewa HUT Ke-138 Kota Curup diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan secara adat oleh BMA, pembacaan ayat suci Al-Quran, Doa, serta ucapan selamat dari sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu.
 
Paripurna istimewa dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Rejang Lebong M. Ali, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Bupati Rejang Lebong DR. H. Ahmad Hijazi, serta diikuti kata sambutan dari Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Pemprov Bengkulu Hamka Sabri.
Dalam sambutannya Bupati mengajak agar momentum Hari Jadi Kota Curup ke-138 dapat dijadikan sebagai wahana reflektif untuk melakukan serangkaian evaluasi atas apa yang telah dilaksanakan, dalam berkontribusi memberikan warna dan makna bagi perjalanan sejarah kabupaten Rejang Lebong.
“Momentum Hari Jadi Kota Curup ini, agar kita mengasah kepekaan dan kejelian serta kemampuan membaca persoalan-persoalan strategis yang tengah dialami oleh daerah untuk saat ini dan masa depan,” ajak Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi.
Bupati juga mengajak agar momentum Hari Jadi Kota Curup ini dijadikan wahana untuk meneguhkan komitmen, bersatu padu memberikan karya dan prestasi yang terbaik bagi Rejang Lebong sesuai dengan kapasitas, kapabilitas dan kemampuan kita masing-masing.
Hadir pula dalam acara itu antara lain kepala daerah dan pejabat penting dari provinsi Bengkulu, kabupaten/kota, Sumsel, pejabat eselon di lingkungan pemkab Rejang Lebong, FKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya.[ADV]

Senin, 28 Mei 2018

DPRD Kota Bengkulu Gelar Paripurna Istimewa PAW Erna Sari Dewi

DPRD Kota Bengkulu Gelar Paripurna Istimewa PAW Erna Sari Dewi


DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Pengganti Antar Waktu (PAW) Steven Nawahir mengantikan Erna Sari Dewi, Senin 28 Mei 2018.
Paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Yudi Darmawansyah dan dihadiri Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun.

Steven Nawahir resmi dilantik menjadi salah satu Anggota DPRD Kota Bengkulu. Menggantikan Erna Sari Dewi yang mengundurkan diri lantaran maju Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu 2018.
Resmi menjadi anggota DPRD Kota Bengkulu, Steven Nawahir berjanji akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, bekerja sungguh-sungguh dan mendahulukan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan pribadi.
“Saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili demi kepentingan bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Yudi selaku pimpinan dewan berharap agar Steven dapat menjalankan pengabdian dengan sebaik-baiknya.

“Untuk saudari Erna Sari Dewi, kami ucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama ini,” kata Yudi.

Sedangkan Pj. Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun mengatakan, pelantikan ini merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat untuk memperkuat lembaga legislatif. Dan dirinya percaya Steven bisa bekerja sesuai harapan rakyat.
“Kami yakin saudara mampu untuk mengemban amanah ini,” singkat Budiman.[ADV]

Sabtu, 26 Mei 2018

Satgas Waspada Investasi Menyampaikan Imbauan Kepada Masyarakat Untuk Mewaspadai 6 Entitas

Satgas Waspada Investasi Menyampaikan Imbauan Kepada Masyarakat Untuk Mewaspadai 6 Entitas


Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi kembali mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran produk atau kegiatan usaha dari 6entitas yang telah dipantaudan diidentifikasi oleh Satgas Waspada Investasi pada bulan Mei 2018.

KetuaSatgasWaspadaInvestasi,Tongam L. Tobing,mengatakanimbauan tersebutdikeluarkankarena entitas tersebuttidak memiliki izinusaha pemasaran produk dan penawaran investasi sehingga berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

Untuk terus memberikan perlindungan kepadakonsumen dan masyarakat, Satgas Waspada Investasi mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran dan produk dari 6(enam) entitas ini, dengan kegiatan:
No
Nama Entitas
Lokasi Kantor Pusat
Kegiatan Usaha Yang Dihentikan
1.     
PT Medussa Multi Business Centre Tour & Travel (MMBC Tour & Travel)
Jakarta
Sistem keagenan dan waralaba tanpa izin
2.     
PT Arafah Tamasya Mulia
Balikpapan
Travel umrah tanpa izin
3.     
PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (BEST)/ Sinergy World/ Eco Racing
Bandung
Penjualan paket usaha produk Eco Racing (produk untuk meningkatkan oktan bahan bakar minyak), LVN Series (produk kecantikan), dan Kopi EcoMaxx secara multi level marketing tanpa izin
4.     
PT Duta Bisnis School/PT Duta Future International
Bandung
Edukasi dan penjualan pulsa secara multi level marketing tanpa izin
5.     
PT Bes Maestro Waralaba/ Klik & Share/ www.klikshare.co.id/
Bandung
Jasa periklanan secara multi level marketing tanpa izin
6.     
GainMax Capital Limited/ Gainmax.co.uk/ gainmaxcapital.blogspot.co.id/
Inggris
Perdagangan forex dan investasi tanpa izin

Kegiatan perusahaan tersebut selama ini sudah menjadi perhatian dan pemantauan Satgas Waspada Investasi berdasarkan informasi yang disebarkan perusahaan dan pengaduan masyarakat. Satgas Waspada Investasi secara cepat merespon informasi tersebut untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Satgas telah mengundang perusahaan-perusahaan tersebut dan mendorong entitas tersebut untuk mengurus perizinannya sesuai ketentuan perundang-undangan. Seluruh instansi terkait telah berkomitmen untuk memperlancar proses perizinan kegiatan usaha tersebut sepanjang telah memenuhi persyaratan.

Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya terutama menjelang hari raya Idul Fitri. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima.

Satgas Waspada Investasi secara berkesinambungan melakukan tindakan preventif berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat terhindar dari kerugian investasi ilegal.

Peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama peran untuk tidak menjadi peserta kegiatan entitas tersebut dan segera melaporkan apabila terdapat penawaran investasi yang tidak masuk akal. Penanganan yang dilakukan oleh Satgas Waspada Investasi ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang telah menyampaikan laporan atau pengaduan.

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Kamis, 24 Mei 2018

Menteri Dalam Negeri Apresiasi 4 Provinsi Dan 120 KABUPATEN/KOTA  “UHC”  Dan Ingatkan Kembali INPRES 8 TAHUN 2017

Menteri Dalam Negeri Apresiasi 4 Provinsi Dan 120 KABUPATEN/KOTA “UHC” Dan Ingatkan Kembali INPRES 8 TAHUN 2017


JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Cahyo Kumolo, memberikan apresiasi kepada 4 Provinsi, 120 Kabupaten dan Kota yang telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai Program Strategis Nasional dalam mewujudkan Universal Health Coverage di wilayahnya lebih awal sebelum tahun 2019. Penyerahan penghargaan oleh Menteri Dalam Negeri ini kepada Gubernur, Bupati dan Walikota ini dilakukan setelah acara Penghargaan UHC JKN-KIS 2018 di Istana Negara yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (23/05/2018).

Dalam sambutannya, Direktur Utama Fachmi Idris mengemukakan kegiatan Penghargaan UHC JKN-KIS 2018  dapat menularkan semangat menuju cakupan kesehatan semesta untuk negeri tercinta ini kepada Pemerintah Daerah lainnya untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan senantiasa menjaga keberlangsungan kepesertaan Program JKN-KIS serta mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang madani dan berkeadilan sosial. Di samping itu, upaya ini merupakan wujud sikap gotong royong yang harus kita pupuk dan pertahankan karena merupakan falsafah kehidupan berbangsa Indonesia.

Pemimpin Terbaik yang saat ini dipilih oleh rakyat,  Bapak Gubernur serta Bapak/Ibu Bupati dan Walikota, pasti akan memberikan yang terbaik kepada rakyatnya, termasuk dalam memberikan jaminan dan pelayanan kesehatan di daerah masing-masing. Kami harapkan apa yang Bapak/Ibu lakukan, juga dapat ditiru oleh seluruh pimpinan di negeri ini, sehingga apa yang dicita-citakan oleh bangsa ini yaitu kesejahteraan yang berkeadlian melalui salah satunya Program JKN-KIS dapat segera terwujud,” ujar Fachmi.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo juga mengingatkan kembali terkait implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Program JKN-KIS, khususnya instruksi pada Gubernur dan Walikota. Dalam Inpres tersebut, para Bupati dan Walikota diperintahkan untuk mengalokasikan anggaran dalam pelaksanaan Program JKN, memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam JKN-KIS, menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan sesuai standar kesehatan dengan SDM yang berkualitas, memastikan BUMD untuk mendaftarkan dan memberikan data lengkap dan benar serta kepastian pembayaran iuran bagi  pengurus dan pekerjanya, serta memberikan sanksi administratif tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu kepada Pemberi kerja selain Penyelenggara Negara yang tidak patuh dalam pendaftaran dan pembayaran iuran JKN-KIS.

Untuk memastikan Bupati dan Walikota melaksanakan amanat Inpres Nomor 8 tahun 2017 tersebut Presiden menginstruksikan para Gubernur untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada Bupati dan walikota terhadap hal-hal sebagaimana disebutkan di atas serta menginstruksikan agar Gubernur pun mengalokasikan anggaran dalam rangka pelaksanaan Program JKN-KIS

Kementerian Dalam Negeri telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah. Isi edaran ini antara lain meminta seluruh gubernur, bupati, dan walikota untuk segera mengintegrasikan Jamkesda ke dalam program JKN-KIS. Kepala daerah juga diminta untuk mendorong seluruh warganya yang belum memiliki jaminan kesehatan agar mendaftar sebagai peserta JKN-KIS.  Dengan semuanya menjadi peserta JKN-KIS, diharapkan seluruh penduduk terdata berdasarkan by name by addres.

“Ke depan juga diharapkan tidak ada lagi Jamkesda, karena semuanya terintegrasi menjadi satu program nasional, yakni JKN-KIS. Bila pemda ingin memiliki Jamkesda yang dibiayai dari APBD, ada baiknya untuk mengkaver program komplementer (pelengkap) yang belum dijamin dalam program JKN-KIS. Sebab, salah satu keuntungan JKN-KIS yang tidak dimiliki Jamkesda adalah asas portabilitas. Dengan memiliki JKN-KIS, peserta bisa berobat di seluruh wilayah Indonesia ketika membutuhkan. Sedangkan Jamkesda hanya berlaku di daerah yang bersangkutan. Ini harus dipahami, bahwa JKN-KIS ini menguntungkan buat warganya sendiri. Kalau ada bepergian ke luar kota atau ada anaknya pendidikan di kota lain, kartu JKN - KIS ini bisa dipergunakan waktu jatuh sakit,” ujar Fachmi.

Peran serta dan sinergi dengan Pemerintah Daerah telah diinisiasi sejak awal pelaksanaan Program JKN-KIS di tahun 2014, melalui integrasi Jaminan Kesehatan Daerah dengan Program JKN-KIS. Dari total 514 jumlah Kabupaten/Kota di Indonesia, sebanyak 494 Kabupaten/Kota memiliki program Jamkesda, dan per 1 Mei 2018  493 Kabupaten/Kota telah mengintegrasikan Jamkesdanya ke dalam Program JKN-KIS, dengan total peserta sebanyak  25.135.748 jiwa. Tercatat 4 Provinsi (Aceh, DKI Jakarta, Gorontalo dan Papua Barat), 28 Kota dan 92 Kabupaten sudah lebih dulu UHC di Tahun 2018.[rilis]

Rabu, 23 Mei 2018

Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-110

Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-110



MEMPERINGATI Hari Kebangkitan Nasional ke 110 Tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan Upacara di halaman Pemkab Rejang Lebong, Rabu (23/5/2018) pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat ini mengambil tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital”.
Bertindak sebagai Inspektur upacara Bupati Rejang Lebong H. Ahmad Hijazi, SH, M.SI, serta dihadiri pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, unsur FKPD, Bela Negara, PMI, dan Mahasiswa Kabupaten Rejang Lebong.
Saat menyampaikan pidato Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Hijazi mengatakan, dalam hari kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang dalam meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri.
“Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayaan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam rangka kebangsaan Indonesia,” ujar Hijazi.
Hijazi juga mengungkapkan, para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi seperti Boedi Oetomo memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan pertama-tama dengan memberikan harta atau senjata, melainkan komitmen sepenuhnya jiwa raga.
“Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka terus menghidup-hidupi api nasionalisme dalam diri masing-masing,”
Seratus sepuluh tahun kemudian, lanjut Hijazi, bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya. Meskipun belum sepenuhnya sempurna, rakyat telah menikmati hasil perjuangan para pahlawan berupa meningkatnya perekonomian, kesejahteraan, pendidikan dan sebagainya.
“Keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma hamparan permadani perikehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan,” Ucapnya.
Selamat hari kebangkitan Nasional ke 110. Mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan masing – masing sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk memaksimalkan peningkatan sumber daya manusia.
“Mari kita maksimalkan dan memfasilitasi sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.[ADV]

Selasa, 22 Mei 2018

BEI Mengadakan SEMINAR NASIONAL ASN Cerdas BERINVESTASI

BEI Mengadakan SEMINAR NASIONAL ASN Cerdas BERINVESTASI


BENGKULU – Salah satu upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendukung pemerintah meningkatkan tingkat literasi dan inklusi investasi yang benar dan legal di Provinsi Bengkulu, yakni dengan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen pengembangan Pasar Modal di seluruh Indonesia.

BEI bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu mengadakan kerjasama dalam bentuk Edukasi Pasar Modal secara langsung Kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk kalangan jajaran pemerintahan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dalam Pemprov Bengkulu dalam acara Seminar Nasional ASN Cerdas Berinvestasi di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Bengkulu.

Acara Seminar Nasional ASN Cerdas Berinvestasi ini dihadiri oleh Plt. Gubernur Provinsi Bengkulu yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Kepala Wilayah Area 1 BEI, Kepala Divisi Syariah FAC Sekuritas, Kepala Koperasi 212 Provinsi Bengkulu dan Kepala Cabang Bank BTN Bengkulu. pada Selasa (22/05).

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan investasi di pasar modal kepada pemerintah daerah, instansi, asosiasi profesi, dan masyarakat di Kota Bengkulu. Selain itu, acara ini juga didasarkan pada masih rendahnya tingkat literasi dan inklusi tentang produk investasi yang legal dimasyarakat. Hal ini menyebabkan produk-produk investasi ilegal/bodong masih kerap beredar dan memakan korban. Dengan hadirnya kegiatan ini diharapkan kedepannya BEI dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat menjalin kerjasama yang berkesinambungan dalam mencerdaskan masyarakat mengenai investasi yang baik dan benar serta diawasi oleh OJK, yakni investasi saham dan reksadana di pasar modal.

Sehingga masyarakat Bengkulu tidak lagi tertipu oleh informasi yang tidak benar mengenai investasi bodong. Dan kabar baiknya sampai dengan akhir april 2018 jumlah investor pasar modal di Provinsi Bengkulu telah mencapai 2,624 dengan single investor identification (SID) 2, 427. Angka ini tumbuh 100% yoy jika dibandingkan dengan jumlah investor pada tahun sebelumnya.

Dengan membeli saham, masyarakat dapat memiliki perusahaanya sendiri, tanpa perlu lagi membangun bisnis dari nol. Hanya dengan membuka akun minimal Rp. 100.000 masyarakat sudah dapat menikmati potensi keuntungan dari perusahaan-perusahaan Tbk yang tercatat di BEI. Dengan menabung saham diharapkan masyarakat Bengkulu kedepannya tidak lagi menjadi bawahan dari para kapitalis, tapi sudah menjadi pemilik dari perusahaan yang beroperasi di Indonesia, membeli saham yakni menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Senin, 21 Mei 2018

Hari Kebangkitan Nasional Ke-110: Membangun Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital

Hari Kebangkitan Nasional Ke-110: Membangun Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital

PEMERINTAH Propinsi Bengkulu menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018 di lapangan upacara kantor Gubernur Bengkulu, Senin (21/5/2018). Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-110 mengusung tema “Membangun Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional di Era Digital”.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr.H. Rohidin Mersyah, MMA langsung memimpin upacara selaku Inspektur upacara Hari Kabangkitan Nasional Ke-110 Tahun 2018, yang dihadiri oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) dan Instansi Vertikal di jajaran Pemerintah Propinsi Bengkulu.
Dalam pidatonya, Rohidin Mersyah menyampaikan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia (RI), dalam pidato tersebut, Menkominfo menyampaikan bangsa Indonesia tumbuh menjadi berkembang dan maju bersejajar dengan negara lain berkat semangat juang dan anak bangsa yang memaknai Kebangkitan Nasional.

“Meskipun belum sempurna, tetapi rakyat telah menikmati hasil perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan peperangan, berupa meningkatkan perekonomian, kesehatan, pendidikan,” jelasnya Plt. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Lanjut disampaikan Rohidin, sumber daya alam dan sumber daya manusia bangsa Indonesia cukup memadai untuk menjadi negara maju.
“Tahun ini, Presiden Jokowi menghimbau agar pemerintah dapat meningkatkan sumber daya manusia dan pembangunan 2019 mendatang, melanjutkan perkembangan infrastruktur menjadi fokus pada tahun sebelumnya,” sampainya.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Harus dimaknai dengan upaya penyadaran masyarakat Indonesia serta meningkatkan kapasitas diri menjadi individu yang lebih baik dari sebelumnya.
“Persatuan Indonesia seperti sapu lidi, jika tidak di ikat, lidi tersebut akan bercerai-berai tidak berguna dan mudah dipatahkan, tapi kalau lidi itu digabungkan lalu diikat menjadi satu mana ada manusia yang bisa mematahkannya,” tutup Gubernur menyampaikan amanatnya.[ADV]